Rabu, 11 Maret 2009

Apa yang terjadi kalau anda menandatangani kontrak kerja? II

Hak waktu keluarga disita


Pernahkah anda menghitung betapa banyak waktu yang direnggut perusahaan sehingga keluarga hanya mendapat sisa waktu saja. Ketika pulang kerja anda tidak sempat untuk melakukan apa – apa bersama keluarga karena sudah tidur, atau kalaupun masih bangun anda sudah kelelahan. Ini berarti pekerjaan mengambil lebih dari sekedar waktu kerja dan perjalanan.


Apalagi jika pekerjaan kantor anda harus dibawa pulang ke rumah, makin banyak saja waktu keluarga yang tersita.


Lebih buruk lagi jika stress di kantor anda bawa pulang dan jadi marah – marah di rumah, semakin buruk saja pengaruh pekerjaan untuk keluarga.


  • Seorang wartawan ABC menjadi korgan ledakan bom ketika bertugas di Iraq. Kepalanya hancur sebelah, padahal disaat yang sama istri dan 4 anaknya sedang tamasya di Disneyland. Ia mengalami koma selama 36 hari, beruntung secara ajaib ia bisa pulih, salah satunya berkat dorongan keluarga. Kini salah satu yang paling disyukuri adalah ia mempunyai lebih banyak waktu untuk keluarga.


  • Seorang dokter spesialis yang sangat kaya raya begitu sibuk hingga seringkali tidak sempat pulang kerumah, apalagi mampir ke villa. Akhirnya hanya sang istri yang sering memanfaatkan villa untuk beristirahat dengan diantar supir keluarga. Lama kelamaan istri lebih akrab dengan supir, dan terjadilah hubungan asmara antara supir dan sang istri. Kalau akhirnya demikian untuk apa sibuk mencari uang?


Apakah anda ingin dihargai, apa adanya?


Ingin menjadi diri sendiri, bebas mengekspresikan perasaan?

Anda ingin bebas melakukan apa yang anda sukai? Ingin bebas mengungkapkan pendapat sesuai dengan kata hati? Well, jika anda adalah pegawai, buang jauh – jauh keinginan tersebut.

Pada jam kerja anda adalah alat perusahaan.


Pendapat perusahaan adalah pendapat anda, misi perusahaan adalah misi anda, setelah itu baru anda dihargai perusahaan. Jangan bicara kebebasan. Ini bukan demokrasi bung! Kerja!!!

  • Tidak suka dengan pakaian seragam kerja? Anda terlihat norak? Terlihat aneh? Tidak modis? Ketinggalan zaman? Kalau seragam kerja adalah peraturan perusahaan, anda harus kenakan seragam tersebut suka atau tidak suka.


  • Anda sedang sedih? Punya masalah? Ingin menyendiri? Maaf tunda dulu semua kepiluan anda sampai kerja selesai. Jika pekerjaan menuntut anda tersenyum, anda harus tersenyum apapun perasaan anda.


  • Tanya TKI – TKW, apakah mereka lebih senang di negeri orang meninggalkan keluarga dan menempuh resiko atau lebih senang bersama keluarga dirumah, kalau bisa memilih mereka lebih suka dirumah bersama keluarga.


  • Tahukah anda buruh di pabrik tertentu untuk ke toilet saja harus ada izin khusus. Bahkan dalam kepegawaian umum, izin sakit, yang kita juga tidak mau sakit, ada batasnya, kalau berlebih anda bisa dipecat.


Salah satu jalan keluarnya klik disini

Bagian Pertama Tulisan ini klik disini

0 komentar:

Posting Komentar

Iklankan Produk Anda Disini

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution